Satpol PP Kukar Gelar Pelatihan Pengendalian Huru Hara

Kepala Satpol PP Kukar Arfan Boma Pratama dengan Asisten I Setdakab Kukar Ahmad Taufik Hidayat saat menyematkan tanda peserta pelatihan. (Lingkarkaltim/M. As'ari)
Kepala Satpol PP Kukar Arfan Boma Pratama dengan Asisten I Setdakab Kukar Ahmad Taufik Hidayat saat menyematkan tanda peserta pelatihan. (Lingkarkaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan Pengendalian Huru hara.

Pelatihan pengendalian massa itu akan berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltim dari tanggal 6-10 Oktober 2025.

Read More
banner 300x250

Kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi kelembagaan yang tengah dijalankan Satpol PP Kukar agar semakin tangguh, terlatih, dan humanis dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma Pratama mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen mereka untuk memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi situasi-situasi tidak terduga, khususnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Hari ini kita ingin bertransformasi, sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat, pemerintah, dan negara. Salah satunya adalah kesiapan kita ketika menghadapi situasi yang tidak diinginkan, seperti demonstrasi atau huru hara,” ujar dia,

Menurutnya, Satpol PP tidak hanya bertugas menegakkan peraturan daerah, tetapi juga harus mampu menjadi mitra strategis TNI dan Polri dalam mendukung stabilitas keamanan di daerah.

Oleh karena itu, kemampuan teknis dalam pengendalian massa menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki setiap anggota.

“Kita ingin Satpol PP memiliki supporting personnel dan supporting facility yang bisa membantu TNI dan Polri ketika menghadapi situasi huru hara atau aksi massa,” jelas Boma.

Dia menyebut bahwa pelatihan ini diikuti oleh sekitar 35 hingga 40 personel Satpol PP terpilih dari total 370 anggota yang bertugas di Kukar.

Mereka dianggap memiliki kesiapan fisik serta mental untuk mengikuti sesi pelatihan intensif yang mencakup pembekalan teori di kelas hingga simulasi langsung di lapangan.

“Jadi saya mohon jangan kecewakan pimpinan, jangan kecewakan para pelatih, dan jangan bikin malu. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Boma mengatakan, kegiatan ini juga dirancang agar personel Satpol PP memahami standar prosedur pengendalian massa dengan tetap menjunjung tinggi prinsip humanisme dan ketertiban sosial, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di tubuh Satpol PP Kukar.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta akan menerima dua jenis pembekalan, yakni in-class training dan simulasi lapangan.

Ia mengungkapkan bahwa materi akan disampaikan oleh pelatih profesional, yang berpengalaman dalam pengendalian massa.

“Memang secara garis besar kita sudah memiliki bekal teori, tapi di lapangan keterampilan itu harus dilatih. Karena itu, dalam pelatihan ini ada praktik langsung supaya anggota benar-benar siap ketika menghadapi situasi nyata,” jelas dia.

Ia menerangkan, pelatihan ini merupakan bagian dari transformasi besar Satpol PP Kukar dalam membangun citra sebagai aparat penegak Perda yang tidak hanya tegas, tetapi juga humanis dan melayani masyarakat.

“Saya yakin pelatihan ini bisa membawa berkah untuk kita semua. Saya ingin Satpol PP Kukar bertransformasi dari sekadar simbol penegak Perda, menjadi sosok yang diharapkan masyarakat dan pemerintah, sesuai dengan slogan kita, Satpol PP Humanis dan Profesional,” tutup Boma. (ASR/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *