KUKAR, LINGKARKALTIM : Untuk menjaga stabilitas ketersediaan dan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar melaksanakan kegiatan Gerakan Pasar Murah (GPM), di area parkir Pendopo Odah Etam, Minggu (25/5/2025).
Melalui GPM ini, sejumlah komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga sayur-mayur dijual dengan harga di bawah pasaran. Dalam pelaksanaan GPM, Disketapang Kukar juga melibatkan Pertamina, untuk menyediakan gas bersubsidi dengan jumlah 350 tabung.
Kegiatan ini bertujuan, untuk memberikan alternatif belanja murah bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang pertengahan tahun.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, M. Rifani menyambut baik dalam pelaksanaan kegiatan GPM ini. Dengan adanya GPM ini bagian dari dukungan pemerintah daerah, terhadap produk pertanian dan pelaku usaha pangan.
“Kami mendorong hasil panen petani lokal, untuk turut dijual di GPM. Agar distribusi lebih singkat dan petani mendapatkan nilai tambah. Ini adalah bentuk sinergi antara produsen dan konsumen yang saling menguntungkan,” tutur M.Rifani.
Sementara dalam pelaksanaan GPM, antusias masyarakat sangat luar biasa. Masyarakat berbondong bondong memadati sejumlah tenant GPM. Mereka menilai produk yang disediakan tersebut lebih murah, dari harga pasaran.
Sementara itu Kepala Bagian Analisis Harga Pangan, Subbagian Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Sudiro menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam merespon dinamika harga pangan yang terjadi di pasar.
“Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga sebagai intervensi pasar untuk menstabilkan harga,” ujar Sudiro.
Pelaksanaan GPM ini merupakan salah satu program rutin Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar. Untuk itu, dalam menyukseskan GPM ini diperlukan keterlbatan sejumlah pihak terkait. (adv/*den)










