KUKAR, Lingkarkaltim : Demi melestarikan seni tarian khas Kutai, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dsidikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti lomba tari Jepen antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam acara Kukar Festival Budaya Nusantara 2024.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata yang bertempat di Halaman Parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong yangmana pesertanya melibatkan seluruh OPD di Kukar.
Sekretaris Disdikbud Kukar Maria Ester mengatakan, dalam mengikuti kegiatan itu Disdikbud mengirim utusan penari sebanyak 6 orang dengan judul tariannya Jepen Boo. Untuk Persiapan yang dilakukan juga cukup lama karena melalui tahapan-tahapan seleksi pemilihan penari diantaranya dari ASN dan THL yang ada di lingkungan Disdikbud itu sendiri.
“Kegiatan ini sangat baik sekali, artinya dapat menumbuhkembangkan kembali bagaimana seni tradisional terutama seni tari Jepen yang berasal dari Kutai yang dampaknya juga dapat dikenal oleh masyarakat luas,” ungkap Maria pada Rabu, (17/07/24).
“Dampak baik lainnya hasil dari lomba ini nanti juga bisa dikenalkan ke siswa-siswi di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tambahnya.
Ia juga mengatakan untuk mengembangkan seni budaya tarian tradisional Disdikbud setiap tahunnya juga sering mengadakan lomba-lomba seni tari tradisional di lingkungan sekolah.
Peran Disdikbud dalam melestarikan seni tari Jepen agar terus dilakukan yakni melalui pembinaan-pembinaan yang rutin, karena tari Jepen ini bagian dari budaya asli Kutai jadi harus dikembangkan di masyarakat luas.
Melalui lomba tari antar OPD ini juga harapannya tidak hanya berinovasi dan mengembangkan tari Jepen saja namun tarian-tarian daerah yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara juga harus dikembangkan.
“Melihat penampilan dari para peserta lomba, banyak potensi-potensi yang ada dan ini moment yang sangat baik dalam menggali bakat dalam hal kesenian tari tradisional,” tutupnya. (adv/tri)










