KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat mengeksekusi program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya adalah proyek perbaikan saluran air (drainase) yang pengerjaannya mulai dikebut di lapangan yang berlokasi di Jalan Robert Wolter Mongisidi, depan Rumah warga dekat Kantor Bupati Kukar.
Pelaksana proyek, Mursyad, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan berbagai persiapan awal sebelum memulai pembongkaran fisik.
“Kami lakukan pekerjaan persiapan dulu, lalu sejak kemarin kami sudah loading untuk pemasangan rambu-rambu. Hari ini, kami mulai melakukan pembongkaran,” ujar Mursyad saat ditemui di lokasi proyek, Kamis (16/7/2026).
Mursyad menambahkan, pengerjaan proyek ini akan menerapkan sistem zonasi atau bertahap demi meminimalkan gangguan lalu lintas di sekitar area tersebut.
“Prosesnya dibongkar dulu, setelah itu material buangannya kami angkut ke tempat pembuangan yang sudah ditentukan. Baru setelah itu kami lakukan penggalian salurannya. Kami kerjanya step by step, sepotong-sepotong dan langsung dilakukan penutupan jalan secara berkala,” jelasnya.
Proyek drainase ini direncanakan memiliki lebar sekitar 2,5 meter dengan panjang total mencapai 21 meter hingga ke pinggir sungai.
Mengenai target penyelesaian, Mursyad menyebut proyek ini memiliki masa kontrak selama empat bulan. Namun, faktor cuaca akan sangat menentukan kecepatan pengerjaan di lapangan.
“Kami proyeksi secepat mungkin selesai. Kontraknya sendiri berlangsung selama empat bulan, jadi kami punya waktu sepanjang itu. Hanya saja, semua tergantung kondisi cuaca. Sebentar lagi kan mau masuk musim hujan, dan saluran ini terkoneksi langsung dengan sungai. Kalau air sungai naik, kami akan kesulitan mengerjakan bagian bawahnya,” beber Mursyad.
Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, memastikan anggaran untuk berbagai program prioritas daerah sudah siap digunakan seiring dengan cairnya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
“Iya, DPA sudah cair. Saat ini fokus kami adalah pada prioritas yang berdampak langsung ke masyarakat, termasuk program-program Bupati,” pungkas Sunggono. (Dil)










