KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berkomitmen terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya.
Pasalnya, sektor pertanian di Kukar menjadi salah satu penyumbang terbesar di Kaltim atau menjadi lumbung pangan Kaltim.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani mengatakan, Kukar memiliki potensi lahan pertanian padi sawah 17 ribu hektare dan yang digarap atau aktif sekitar 13 ribu hektare.
Dari lahan pertanian tersebut, ada 9 kecamatan yang memiliki hamparan luas diantaranya Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman, Kota Bangun, Samboja, Marang Kayu, Anggana dan Tenggarong.
“Dari lahan pertanian yang aktif ini, dalam 1 periode bisa menghasilkan 5-6 ton per hektarenya,” kata Muhammad Rifani pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Jum’at (10/7/2026).
Adapun upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian ialah, memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), membangun infrastruktur pertanian dan lainnya.
“Kami terus mendukung penuh sektor pertanian di Kukar,” sebutnya.
Dirinya berharap, melalui sektor pertanian ini dapat mewujudkan petani yang sejahtera.
Sementara itu warga Tenggarong Rusman menyebutkan, peran pemerintah daerah telah hadir dalam memajukan sektor pertanian.
“Kami telah dibangunkan irigasi, untuk memperlancar sistem pengairan pertanian,” sebut Rusman.
Atas perhatian tersebut, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah. Peran pemerintah daerah hadir dirasakan oleh masyarakat terlebih bagi petani. (Kik)










