LINGKARKALTIM.COM: Pabrikan mobil asal Cina tampaknya mulai berminat menyematkan sensor Light Detection and Ranging atau LiDAR, pada mobil yang mereka hadirkan di Indonesia.
Perlu diketahui, teknologi LiDAR menjadi pelengkap keselamatan Advanced Driver Assistance System (ADAS) pada mobil.
Belum lama ini terlihat salah satu model dari Chery Group yang diyakini merupakan Luxeed R7 dites jalan di Bekasi, Jawa Barat.
Luxeed R7 tampak memiliki komponen sensor LiDAR, ditempatkan di bagian depan atas mobil.
Berbagai model mobil Cina lain seperti dari Leapmotor sejatinya juga dilengkapi LiDAR. Namun tidak semua negara kebagian unit dengan teknologi itu, seperti Indonesia.
“Setelah kita studi dengan prinsipal dan kita melihat di market ASEAN juga mereka tidak pakai LiDAR,” kata Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia di Bandung beberapa waktu lalu.
LiDAR menjadi salah satu fitur yang dihilangkan dari mobil listrik B10. Leapmotor B10 baru akan meluncur di ajang GIIAS 2026.
Menanggapi hal ini, perwakilan Leapmotor Indonesia menilai ada beberapa pertimbangan yang akhirnya membuat LiDAR tidak tersedia di B10 versi Tanah Air.
“LiDAR itu butuh tidak hanya teknologi mobilnya, tetapi misalnya jalanan dan marka. Itu semua harus mendukung,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor dalam kesempatan sama.
Area jalan dengan marka jalan dan rambu-rambu belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Padahal, LiDAR disebut bergantung pada faktor-faktor tersebut agar bisa bekerja secara optimal.
Sementara di Indonesia, masih banyak ruas jalan tidak dilengkapi marka jalan ataupun rambu lalu lintas.
Mengingat ada jenis LiDAR yang dapat membaca bentuk bahkan makna rambu-rambu lalu lintas.
“Struktur jalan di Indonesia saat ini memang belum terlalu supporting (untuk LiDAR),” ucap Tan.
Terlepas dari kendala tersebut, beberapa sub merek dari Chery Group justru memberikan sinyal kehadiran LiDAR untuk lini kendaraan mereka di dalam negeri.
Seperti pada Luxeed R7 saat beberapa kali tertangkap kamera tengah dites jalan. Terbarunya di area Bekasi, wilayah yang marka jalannya belum merata di semua ruas.
Tidak menutup kemungkinan pabrikan melakukan penyesuaian sistem LiDAR buat pasar Indonesia.
Selain itu, Jaecoo juga mengumumkan kehadiran ‘teknologi baru’ yang masuk ke dalam ranah Intelligent Driving. Teknologi tersebut bakal dipamerkan di GIIAS 2026 jelang akhir Juli mendatang.
(Sumber : otomotif.katadata.co.id)










