KUKAR, LINGKARKALTIM: Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa keberadaan petugas kebersihan Pasukan Merah Putih tetap akan dipertahankan dan tidak akan dikurangi.
Ia berkomitmen pemerintah daerah akan terus mencarikan regulasi terbaik agar para petugas tetap dapat bekerja di tengah kebijakan penataan tenaga non-ASN yang saat ini diterapkan pemerintah pusat.
Dia meminta para petugas tidak mudah percaya terhadap isu-isu pengurangan tenaga kebersihan yang beredar di tengah masyarakat.
“Kami selaku Bupati Kutai Kartanegara beserta jajaran akan memperjuangkan bapak ibu petugas kebersihan sampai tetes darah penghabisan,” tegas Aulia, Minggu (24/5/2026)
Ia meminta para petugas kebersihan sebaiknya tetap fokus menjalankan tugas sehari-hari menjaga kebersihan lingkungan dibanding memikirkan isu yang belum tentu benar.
“Karena amun kita (kalian) mikirkan juga ye (yang) aneh-aneh belum tentu terjadi, kela (nanti) kita nde (tidak) konsen kerja. Jadi pesan kami, fokus saja ke kerja” tutur dia.
Aulia mengakui, secara regulasi pemerintah saat ini memang hanya mengenal status pegawai ASN dan PPPK.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah tidak bisa lagi secara bebas merekrut tenaga harian lepas seperti sebelumnya.
Meski demikian, ia memastikan Pemkab Kukar tengah mencari formula dan dasar aturan agar keberadaan Pasukan Merah Putih tetap bisa dipertahankan karena memiliki peran vital dalam menjaga kebersihan daerah.
“Khusus untuk pasukan merah putih ini etam (pemerintah daerah) akan carikan aturan-aturan sehingga ini sekali lagi tidak terkurangi dan tetap terus ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” sebutnya.
Selain itu, pemerintah daerah akan mengupayakan peningkatan kesejahteraan para petugas kebersihan. Dia memastikan pekerja yang telah berusia lanjut tidak akan serta merta diberhentikan.
“Jadi dicarikan dulu aturannya, etam carikan baik-baik dulu. Biar gajinya kela dapat naik, yang umur 60 ke atas nade etam kurangi. Tapi untuk wayahni etam kesabaran aja dulu,” jelas Aulia.
Ia meminta kepada seluruh petugas segera menyampaikan apabila terdapat kendala dalam pekerjaan sehari-hari.
“Cepat disampaikan kepada pengampu kepada atasannya, sehingga etam bisa carikan solusi yang terbaik,” kata dia.
Aulia menilai, Pasukan Merah Putih selama ini menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kukar, khususnya Kota Tenggarong.
Oleh karena itu, pemerintah daerah menaruh harapan besar kepada para petugas agar terus menjaga semangat kerja dan rasa memiliki terhadap daerah.
“Pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara di bawah kepemimpinan Aulia Rahman Basri, Insyaallah akan mempertahankan terus eksistensi pasukan merah putih yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya. (ASR)










