Petugas Kebersihan Pasukan Merah Putih Dapatkan Peralatan Kerja Baru

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri didampingi Plt. Kepala DLHK Kukar Slamet Hadi Raharjo menyerahkan secara simbolis unit kendaraan untuk petugas kebersihan Pasukan Merah Putih. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri didampingi Plt. Kepala DLHK Kukar Slamet Hadi Raharjo menyerahkan secara simbolis unit kendaraan untuk petugas kebersihan Pasukan Merah Putih. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemkab Kukar menyerahkan bantuan perlengkapan kerja lapangan, hingga kendaraan operasional bagi petugas kebersihan Pasukan Merah Putih.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri di Taman Ulin Tenggarong, Minggu (24/5/2026).

Read More
banner 300x250

Bupati Kukar menegaskan bahwa keberadaan petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga wajah daerah agar tetap bersih, nyaman, dan layak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.

“Jadi hari ini kita menyerahkan peralatan kerja, pakaian, serta kendaraan untuk petugas kebersihan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ucap dia kepada awak media.

Menurutnya, hasil kerja petugas kebersihan selama ini menjadi hal yang paling terlihat langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, pemerintah daerah menilai peningkatan fasilitas kerja menjadi kebutuhan penting agar pelayanan kebersihan semakin maksimal.

“Apa yang nampak di tengah-tengah masyarakat, itu merupakan hasil kerja teman-teman petugas kebersihan,” ujar Aulia.

Dia menyebut, kondisi kota yang rapi dan asri saat ini tidak lepas dari kerja keras para petugas di lapangan.

“Saya yakin dan percaya, amun kita-kita ni petugas kebersihan ni nade (tidak ada), merotak (kotor) wadah (tempat) etam (kita). Tapi karena ada kita-kita (kalian), cilang (bersih) wadah etam,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Slamet Hadi Raharjo mengatakan saat ini jumlah tenaga Pekerja Harian Lepas (PHL) Pasukan Merah Putih mencapai 860 personel yang tersebar di berbagai jenis pekerjaan dan wilayah tugas.

Ia merinci, dari total 860 personel tersebut, sebanyak 802 orang bertugas berdasarkan jenis pekerjaan masing-masing. Mereka terdiri dari 344 penyapu jalan, 115 penyapu taman, 94 petugas truk sampah, 20 petugas gerobak motor, 78 pembersih makam, 50 petugas parit, 44 operator mesin rumput, 16 petugas TPA, 27 mandor, serta 14 petugas keamanan.

Sedangkan 58 personel lainnya tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Muara Jawa sebanyak 16 orang, Kota Bangun 16 orang, Samboja 9 orang, Muara Badak 8 orang, Tenggarong Seberang 5 orang dan Sangasanga 4 orang.

Dia mengungkapkan, para petugas kebersihan mendapatkan 872 paket pakaian kerja lapangan yang terdiri dari kemeja teknikal, celana teknikal, serta sepatu safety bagi seluruh Pasukan Merah Putih.

“Seragam dan sepatu safety ini diberikan untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja saat mereka bertugas di jalan maupun di lokasi kerja lainnya,” terang Slamet.

Selain perlengkapan keselamatan kerja, pemerintah daerah juga memberikan dukungan alat kebersihan berupa 1.000 sapu taman, 700 sapu lidi daun kelapa, 361 sekop, hingga 215 liter bahan kimia pembasmi rumput jenis roundup untuk pengendalian rumput liar di sejumlah titik.

Tidak hanya itu, DLHK Kukar juga mulai melakukan modernisasi armada dan fasilitas kebersihan.

Pihaknya menyerahkan satu unit kendaraan roda tiga Tossa, 22 unit TPS sampah tiga warna berbahan plat besi untuk edukasi pemilahan sampah, serta satu unit skylift setinggi 18 meter untuk mendukung pemangkasan pohon dan pembersihan area tinggi.

Ia berharap seluruh sarana dan prasarana yang telah diberikan dapat dijaga dengan baik agar memiliki usia pakai yang panjang dan terus mendukung pelayanan kebersihan di Kukar.

“Saya meminta kepada seluruh petugas agar menjaga sarana dan prasarana yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya agar memiliki usia pakai yang panjang,” kata dia.

Slamet optimistis peningkatan fasilitas kerja akan berdampak langsung terhadap kualitas kebersihan daerah dan kenyamanan masyarakat.

Menurutnya, kondisi kota yang bersih dan asri juga dapat mendukung sektor ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha dan pariwisata.

“Jika Kabupaten Kutai Kartanegara semakin bersih, semakin asri, sehingga masyarakat maupun wisatawan yang datang, khususnya ke Kota Tenggarong, merasa nyaman dan ingin kembali lagi. Hal ini tentu juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, termasuk pelaku UMKM di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *