KUKAR, LINGKARKALTIM: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa pemberian insentif bagi karyawan Perumda Tirta Mahakam sepenuhnya bergantung pada kinerja dan pendapatan perusahaan.
Semakin sehat kondisi keuangan perusahaan daerah tersebut, semakin besar pula ruang untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai.
Menurutnya, perusahaan yang dikelola secara profesional idealnya membagi pendapatannya ke dalam tiga komponen utama, yakni untuk biaya pegawai dan operasional, investasi pengembangan, serta setoran pendapatan asli daerah (PAD).
“Semakin besar income perusahaan, maka semakin besar pula ruang untuk berbagi. Idealnya, sepertiga untuk pegawai dan operasional, sepertiga untuk investasi, dan sepertiga lagi disetor sebagai PAD. Kalau pendapatan meningkat, maka alokasi untuk peningkatan kapasitas karyawan, pemberian insentif, dan kesejahteraan pegawai juga akan semakin longgar,” kata dia, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa proses bisnis di Perumda Tirta Mahakam pada dasarnya cukup sederhana.
Kunci utamanya terletak pada kemampuan perusahaan menekan non-revenue water (NRW) atau tingkat kehilangan air akibat kebocoran jaringan.
“Ketika NRW berhasil ditekan, pendapatan otomatis akan meningkat,” sebut Aulia.
Dengan upaya pembenahan yang terus dilakukan, dia menilai Perumda Tirta Mahakam saat ini telah menunjukkan kinerja yang membanggakan.
Bahkan, perusahaan daerah tersebut menjadi salah satu PDAM terbaik di Kaltim, serta mampu bersaing dengan PDAM di daerah lain.
Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa cakupan layanan air bersih Perumda Tirta Mahakam terus dipetakan untuk mendukung ekspansi ke wilayah-wilayah baru.
Dalam waktu dekat, Pemkab Kukar juga mendorong agar Perumda Tirta Mahakam dapat ikut menyuplai air bersih ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami sudah merumuskan polanya, dan insyaallah akan ada terobosan-terobosan besar dalam satu tahun ke depan,” ungkapnya.
Melalui berbagai langkah pembenahan dan pengembangan tersebut, Aulia berharap kontinuitas dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kukar semakin meningkat, seiring dengan tumbuhnya Perumda Tirta Mahakam sebagai BUMD yang sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi.
“Harapannya, pelayanan air bersih bagi masyarakat Kukar ke depan semakin baik dan berkelanjutan,” pungkas dia. (ASR)










