Pemkab Kukar Sambut Hangat Kunjungan Kerja Pemkab Murung Raya

Penyambutan kunker Pemkab Murung Raya. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Penyambutan kunker Pemkab Murung Raya. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) di Pendopo Wakil Bupati pada Senin (24/11/2025).

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri melalui Asisten III Dafip Haryanto menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan Pemkab Murung Raya, Kalteng.

Read More
banner 300x250

“Semoga kesan pertama yang Bapak Ibu rasakan adalah kesan yang baik dan mendorong untuk kembali lagi,” ucap dia.

Ia menyebut bahwa kehadiran rombongan Murung Raya terasa seperti kedatangan saudara dekat.

Menurutnya, sebagai sesama daerah di pulau Kalimantan, kedua kabupaten memiliki banyak persamaan, baik secara geografis maupun struktur ekonominya.

Murung Raya merupakan kabupaten terluas di Kalteng, sedangkan Kukar adalah kabupaten terluas kedua di Kaltim.

Bahkan secara historis, wilayah Kukar dulu jauh lebih luas sebelum pemekaran menjadi Kutai Timur, Kutai Barat, dan Kota Bontang.

Selain itu, kedua daerah sama-sama ditopang oleh sumber daya alam tak terbarukan.

“Kukar dan Murung Raya sama-sama memiliki potensi sumber daya alam batubara yang besar. Ini membuat karakter pengelolaan pembangunan di kedua daerah memiliki banyak kemiripan,” jelas Dafip.

Ia menjelaskan, isu utama yang menjadi pembahasan adalah strategi daerah dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dia menerangkan, situasi keuangan nasional yang sedang tidak stabil, serta pemangkasan dana bagi hasil oleh pemerintah pusat, telah memberikan dampak signifikan terhadap daerah.

“Pemangkasan dana bagi hasil memaksa kita berpikir strategis. Meningkatkan PAD adalah keharusan dan tidak bisa ditawar lagi,” tegasnya.

Dafip mengatakan bahwa pertemuan dengan Murung Raya menjadi momentum bagi kedua pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman dan belajar bersama terkait lenguatan tata kelola BUMD, inovasi peningkatan PAD, strategi menghadapi keterbatasan fiskal, serta engembangan potensi daerah yang berkelanjutan.

“Berbagi informasi, pengalaman, dan ilmu adalah hal positif yang penting kita lakukan bersama,” pungkas dia.  (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *