Bupati Dukung Perpustakaan Jadi Pusat Pembelajaran Sepanjang Hayat dan Penggerak Inovasi Daerah

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menyerahkan hadian penganugerahan literasi Kukar. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menyerahkan hadian penganugerahan literasi Kukar. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat berpengetahuan dan berbudaya literasi tinggi.

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri mendukung perpustakaan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat serta penggerak inovasi daerah.

Read More
banner 300x250

Dengan anugerah literasi Kukar, ia menjelaskan hal tersebut merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan minat baca dan budaya literasi di masyarakat.

Dia menerangkan, tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong masyarakat untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan belajar sepanjang hayat (lifelong learning).

Aulia menekankan bahwa perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.

Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperbaiki sistem dan kualitas pengelolaan perpustakaan agar sesuai dengan standar nasional, sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi, pendidikan, dan rekreasi edukatif.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir perpustakaan-perpustakaan teladan yang membentuk ekosistem literasi yang kuat dan secara langsung mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM),” ucap dia, Kamis (16/10/2025).

Selain itu, Pemkab Kukar penguatan literasi dilakukan dengan mengukuhkan Bunda Literasi Kukar, yang memiliki peran penting dalam menggerakkan semangat literasi di seluruh lapisan masyarakat.

“Peran Bunda Literasi sangat sentral dan krusial dalam memotivasi masyarakat serta meningkatkan kolaborasi antara berbagai pihak untuk memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan dan pengembangan perpustakaan,” kata Aulia.

Dia pun turut mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas lokal untuk bersinergi memperkuat gerakan literasi di Kukar.

“Mari bersama-sama kita memaksimalkan peran dan keberadaan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan dan kegiatan komunitas. Dengan sinergi yang holistik dan berkelanjutan, kita akan mampu mewujudkan masyarakat Kukar yang berkarakter, cerdas, inovatif, dan berbudaya literasi tinggi,” tutupnya. (ASR/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *