SMPN 02 Tenggarong Dorong Budaya Literasi, Karya Siswa dan Guru Diterbitkan Menjadi Buku

memfasilitasi penerbitan karya tulis siswa dan guru menjadi buku melalui kolaborasi dengan Nyalanesia.(*far/Lingkarkaltim)
memfasilitasi penerbitan karya tulis siswa dan guru menjadi buku melalui kolaborasi dengan Nyalanesia.(*far/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: SMP Negeri 02 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong pengembangan budaya literasi di lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memfasilitasi penerbitan karya tulis siswa dan guru menjadi buku melalui kolaborasi dengan Nyalanesia.

Kepala SMPN 02 Tenggarong, Yunus Hs, mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari program penguatan literasi sekolah. Melalui kolaborasi ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkenalkan karya tulis mereka kepada masyarakat.

Read More
banner 300x250

“Kami bekerja sama dengan Nyalanesia dalam mendistribusikan karya tulisan anak-anak,” ujar Yunus kepada Lingkarkaltim.com, Kamis (22/10/2026).

Sejumlah buku karya siswa telah diterbitkan melalui program tersebut. Karya-karya itu mencakup kumpulan puisi, tulisan tentang Kutai Kartanegara, hingga buku mengenai pengolahan tanaman.

Menurut Yunus, keberhasilan program literasi tersebut tidak terlepas dari peran aktif para guru dalam mendorong siswa agar terus berkarya. Dukungan guru diharapkan dapat menumbuhkan minat menulis sekaligus meningkatkan kemampuan literasi peserta didik.

Tidak hanya siswa, para guru di SMPN 02 Tenggarong juga turut mengembangkan kemampuan menulis dengan menerbitkan buku karya mereka sendiri.

“Selain anak murid, para guru di SMPN 02 Tenggarong telah menerbitkan buku karya mereka sendiri,” tambahnya.

Nyalanesia merupakan perusahaan sosial dan perusahaan rintisan yang mengembangkan program literasi sekolah terpadu di Indonesia. Melalui programnya, Nyalanesia memfasilitasi siswa dan guru untuk menerbitkan buku ber-ISBN serta mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi melalui program Sekolah Literasi Nasional (SLN).

Kehadiran Nyalanesia di SMPN 02 Tenggarong diharapkan dapat memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Program tersebut tidak hanya memberikan apresiasi terhadap karya siswa melalui penerbitan buku, tetapi juga membuka ruang bagi guru dan peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan menulis.

Yunus berharap, fasilitas dan pendampingan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus menghasilkan karya. Ia juga mengingatkan agar siswa tidak kehilangan semangat dalam mengembangkan potensi dan kreativitas mereka selama menempuh pendidikan.

“Saya berharap anak-anak tidak patah semangat dalam berkarya. Dengan adanya fasilitas dari Nyalanesia, semangat menulis dan jiwa literasi mereka harus terus tumbuh,” pungkasnya.(ahk/*far)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *