KUKAR, LINGKARKALTIM : Peritiwa kebakaran di Jalan Danau Aji Gang Wakf 2 dan Jalan Alimudin Kecamatan Tenggarong, belum lama ini, menjadi perhatian selruh pihak, termasuk DPRD Kukar.
Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 75 unit rumah warga dan merupakan kawasan permukiman padat penduduk.
Ketua Komisi IV DPRD Kukar Andi Faisal mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut menjadi evaluasi bersama, agar hal ini bisa dilakukan upaya mitigasi atau penanganan sejak dini.
“Tadi sudah disampaikan oleh Disdamkarmatan Kukar, terhadap upaya mitigasi dari peristiwa kebakaran,” kata Andi Faisal pada Lingkarkaltim, di DPRD Kukar, Senin (12/10/2026).
Disdamkarmatan telah memetakan zona rawan kebakaran di Tenggarong yaitu kawasan segitiga Jalan Danau Aji, Jalan Alimudin dan Jalan Danau Lipan.
“Sebelumnya telah dilakukan upaya mitigasi oleh Disdamkarmatann Kukar terhadap kawasan tersebut, dengan cara ingin menaruh tandon yang berkapasitas 5000 liter,” ucapnya.
Tapi yang menjadi kendala ialah, tidak ada tempat untuk menaruh tandon tersebu karena ukurannya sangat besar.
“Untuk itu, kuta mendukung dan memperjuangkan kebutuhan sapras pemadam, termasuk pemasangan jaringan hydrant di dalam gang,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Disdamkarmatan Kukar Fida Hurasani menjelaskan, dalam penanganan peristiwa kebakaran ini perlu respon cepat, termasuk kebutuhan sapras.
“Dalam jangka pendek dibutuhkan tandon kapasitas besar, di titik-titik rawan serta pemasangan tiang hydrant,” jelas Fida Hurasani.
Wacana pemasangan tiang hydrant ini disambut baik oleh Perumda Tirta Mahakam.
“Perumda Tirta Mahakam siap membantu, dalam pemasangan tiang hydrant,” pungkasnya. (adv/riz)










