TK Negeri Pembina Tenggarong Kembangkan Bakat Anak melalui Program Ekstrakurikuler

TK Negeri Pembina Tenggarong, di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, (12/10/2026). (Far/Lingkarkaltim)
TK Negeri Pembina Tenggarong, di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, (12/10/2026). (Far/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: TK Negeri Pembina Tenggarong terus berupaya mengembangkan potensi dan bakat peserta didik melalui berbagai program ekstrakurikuler serta kegiatan pembelajaran di luar sekolah.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tersebut menyediakan sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti anak sesuai minat masing-masing. Kegiatan itu meliputi seni tari, drumben, bahasa Inggris, serta seni Islami yang baru dikembangkan.

Read More
banner 300x250

Wakil Kepala TK Negeri Pembina Tenggarong, Irhan Husyaini, mengatakan program ekstrakurikuler tersebut bertujuan memberikan ruang bagi anak untuk mengenali dan mengembangkan potensi mereka sejak dini.

Selain kegiatan ekstrakurikuler, pihak sekolah juga mengenalkan budaya lokal kepada peserta didik melalui kegiatan yang berkaitan dengan perayaan hari besar dan tradisi daerah.

“Kami kerap mengajak anak untuk merayakan hari-hari besar, contohnya seperti Erau kemarin. Bila di luar sana mereka beseprah, maka kami terapkan pada pembelajaran di sekolah,” ujar Irhan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/10/2026).

Untuk memperkaya pengalaman belajar, sekolah juga menjadwalkan kegiatan pembelajaran di luar lingkungan sekolah satu kali setiap bulan. Kegiatan tersebut dapat berupa kunjungan ke museum maupun perpustakaan daerah dengan pendampingan orang tua.

Irhan menyebutkan, pihak sekolah berencana mengajak peserta didik berkunjung ke perpustakaan pada pekan ini. Namun, pelaksanaannya masih mempertimbangkan kondisi kabut yang dapat memengaruhi aktivitas di luar ruangan.

“Sekolah selalu menjadwalkan satu bulan sekali untuk melakukan pembelajaran di luar sekolah. Rencana kami pekan ini akan berkunjung ke perpustakaan, tetapi masih melihat kondisi kabut terlebih dahulu, apakah masih tebal atau tidak,” jelasnya.

Menurut Irhan, kegiatan kunjungan tersebut juga disesuaikan dengan tema pembelajaran. Untuk tema kesehatan, misalnya, sekolah dapat berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Sementara itu, untuk tema keselamatan diri, sekolah dapat bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan).

Selain mengembangkan potensi peserta didik, TK Negeri Pembina Tenggarong juga telah menerapkan pendidikan inklusif dengan menerima anak berkebutuhan khusus.

Irhan mengungkapkan, saat ini terdapat delapan anak berkebutuhan khusus dari total 204 peserta didik yang terdaftar di sekolah tersebut.

“Dari 204 anak murid, ada delapan anak yang berkebutuhan khusus. Tahun ini lumayan banyak yang mendaftar, bahkan ada yang kami tolak karena sudah kelebihan kapasitas,” pungkasnya.(ahk/*far)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *