KUKAR, LINGKARKALTIM: Kebutuhan air bersih menjadi harapan warga masyarakat di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kukar. Pasalnya, kebutuhan air bersih belum dirasakan sepenuhnya oleh warga wilayah tersebut.
Kepala Desa Kupang Baru Arsil mengatakan, ada sekitar 180 Kepala Keluarga (KK) belum mendapatkan layanan air bersih secara maksimal. Air bersih yang diperoleh dari warga saat ini berasal dari Sungai Kedang Kepala, yang dikelola oleh pemerintah desa.
“Pengelolaan itu dengan sistem air disedot menggunakan pompa dan ditampung kemudian diolah,” kata Arsil saat dihubungi Lingkarkaltim, Sabtu (10/10/2026).
Pengelolaan air bersih itu juga merupakan bantuan dari perusahaan Bayan, yang meliputi tandon dan operasional lainnya.
“Kita dapat bantuan dari Bayan untuk pendistribusian air bersih,” ucapnya.
Ia mengaku, desa Kupang baru juga telah memiliki Pamsimas. Tapi, Pamsimas itu tak bisa digunakan karena kerusakan pada sistem pompanisasi.
“Pamsimas itu bisa digunakan pakai pompa pemadam kebakaran. Tapi pengoperasiannya tak bisa maksimal, karena membutuhkan biaya untuk membeli BBM,” ujarnya.
Dirinya berharap, pemerintah daerah dapat segera membenahi pompa pada Pamsimas ini. Karena air bersih ini merupakan kebutuban dasar masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar M Aidil menjelaskan, layanan air bersih menjadi perhatian pemerintah daerah. Untuk itu, khususnya di desa Kupang Baru akan dibangunkan atau diperbaiki Pamsimasnya pada 2027 mendatang.
“Tahun depan akan kita perbaiki pamsimasnya, khususnya di desa Kupang Baru,” jelas M Aidil.
Dirinya berharap, layanan air bersih ini bisa menjamin kualitas hidup layak masyarakat Kukar. (riz)










