Ketua PCNU Kukar Apresiasi Gerakan Solidaritas Banom NU

Muslimat NU, Fatayat NU, dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam kegiatan penggalangan serta penyaluran bantuan bagi para korban kebakaran.(Dok Lazisnu)
Muslimat NU, Fatayat NU, dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam kegiatan penggalangan serta penyaluran bantuan bagi para korban kebakaran.(Dok Lazisnu)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kutai Kartanegara menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp45.810.000 kepada korban kebakaran di Jalan AM. Alimuddin RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (10/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PCNU Kutai Kartanegara, KH. Muhammad Askin, dan diterima oleh Kasi Pemerintahan Kelurahan Melayu, Taufik Anwar, di Posko Bantuan Kelurahan Melayu.

Penyerahan donasi ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) bersama masyarakat terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban sekaligus mendukung upaya mereka untuk kembali membangun tempat tinggal.

Read More
banner 300x250

Taufik Anwar menyambut positif penyerahan bantuan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada LAZISNU PCNU Kutai Kartanegara beserta seluruh badan otonom (Banom) NU dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam penggalangan bantuan.

Ia berharap kepedulian dan kebersamaan yang ditunjukkan keluarga besar NU dapat terus terjaga.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama dan seluruh masyarakat yang telah membantu warga terdampak kebakaran. Semoga keluarga besar NU Kutai Kartanegara semakin solid, maju, dan sejahtera,” ungkap Taufik.

Ketua PCNU Kutai Kartanegara, KH. Muhammad Askin, menyampaikan terima kasih kepada LAZISNU dan seluruh badan otonom Nahdalatur Ulama (NU) yang telah bergotong royong menghimpun donasi dari warga Nahdlatul Ulama maupun masyarakat secara umum, untuk membantu warga korban kebakaran di Kelurahan Melayu, Tenggarong.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian bersama yang diwujudkan melalui kerja nyata dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Ia secara khusus mengapresiasi keterlibatan Muslimat NU, Fatayat NU, dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam kegiatan penggalangan serta penyaluran bantuan bagi para korban kebakaran.

GP Ansor, melalui personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Tenggarong, turut mengerahkan anggotanya selama 3 x 24 jam untuk membuka dan melayani Posko Bantuan Korban Kebakaran.

Posko tersebut menjadi salah satu pusat penerimaan bantuan dari masyarakat untuk selanjutnya disalurkan kepada warga terdampak.

“Terima kasih kepada LAZISNU bersama seluruh Banom NU, yakni Muslimat NU, Fatayat NU, dan GP Ansor, serta seluruh warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat yang telah menunjukkan kepeduliannya dengan ikut menghimpun donasi bagi saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran,” ujar KH. Muhammad Askin.

Ia menambahkan, keterlibatan Banser dalam membantu penanganan musibah merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan semangat pengabdian yang melekat pada Barisan Ansor Serbaguna.

“Banser telah menunjukkan kepedulian dengan mengerahkan personel selama 3 x 24 jam untuk membuka dan melayani posko bantuan. Semoga apa yang telah dilakukan dan dikerjakan ini menjadi amal jariyah serta membawa keberkahan bagi kita semua. Kami juga berdoa semoga para korban diberikan keluasan rezeki dan kekuatan untuk membangun kembali tempat tinggal mereka,” tambahnya.

LAZISNU Buka Donasi hingga 11 Oktober 2026

Sementara itu, Ketua LAZISNU PCNU Kutai Kartanegara, Ustaz Sobirin, menjelaskan bahwa penggalangan donasi untuk korban kebakaran dibuka mulai 6 hingga 11 Oktober 2026.

Pengumpulan bantuan dilakukan melalui beberapa saluran, yakni transfer ke rekening LAZISNU, penyerahan uang tunai secara langsung kepada pengurus LAZISNU, serta melalui Posko Bantuan yang dipelopori oleh GP Ansor bersama Muslimat NU dan Fatayat NU.

Menurut Sobirin, bantuan yang diterima tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga berbagai kebutuhan pokok dan barang keperluan sehari-hari untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban pascakebakaran.

Berdasarkan data yang dihimpun, bantuan barang yang terkumpul melalui posko meliputi beras sebanyak 2.500 kilogram, mi instan sebanyak 397 dus, air mineral sebanyak 215 dus, telur sebanyak 230 butir, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai, serta berbagai bantuan lainnya.

“Penggalangan donasi ini merupakan ikhtiar bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kami membuka kesempatan kepada warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas untuk menyalurkan bantuan, baik melalui transfer ke rekening LAZISNU, secara langsung kepada pengurus, maupun melalui posko bantuan yang dikoordinasikan bersama Banom NU,” jelas Sobirin.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan bantuan melalui LAZISNU dan posko kemanusiaan. Partisipasi masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam upaya membantu pemenuhan kebutuhan warga terdampak kebakaran.

Penyerahan donasi sebesar Rp45.810.000 tersebut menjadi bagian dari rangkaian solidaritas kemanusiaan keluarga besar NU Kutai Kartanegara bersama masyarakat. Melalui gerakan ini, NU berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan uluran tangan setelah mengalami musibah.(lk)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *