BERAU, LINGKARKALTIM: Untuk mendukung perluasan akses pelayanan air bersih hingga ke pedesaan, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Batiwakkal Berau, memberikan kemudahan Sambungan Baru (SR) dengan skema angsuran hingga 4 kali di semua unit pedesaan.
Program tersebut diharapkan dapat menjawab keinginan masyarakat agar program angsuran pemasangan sambungan baru bisa tetap diberikan .
“Program cicilan 4 kali kontinu kami berikan hanya untuk unit pedesaan, sedangkan dalam kota kami berikan momen tertentu setiap tahunnya seperti HUT RI atau HUT Kabupaten Berau,” ungkap Manajer Hubungan Masyarakat Perumda Air Minum Batiwakkal, Rudy Hartono baru-baru ini dikantornya.
Program cicilan itu tambah Rudi Hartono diharapkan dapat meringankan biaya pemasangan Rp2,738 Juta. Mengingat Sambungan Baru menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Dengan semakin banyak rumah tangga yang memiliki sambungan perpipaan, cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Berau diharapkan bisa terus meningkat,”terangnya.
Menurut Rudi Hartono, sebenarnya animo masyarakat untuk memiliki meteran sendiri sangat tinggi, dilihat dari program Sambungan Rumah (SR) gratis melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2024 dari pendaftaran ditutup pada Januari 2024 lalu terdata sekitar 6.500 warga di seluruh Kabupaten Berau tercatat mendaftar, ternyata gagal dipenuhi.
“Itu karena anggaran dari pemerintah pusat tidak turun, sehingga seluruh usulan SR gratis dinyatakan gugur,”katanya.
Menurut Rudi Hartono, sangat disadari biaya pendaptaran memberatkan masyarakat merealisasikan SR , terbukti saat SR gratis ternyata sangat banyak pendaftar. Biaya pendaftaran nominalnya sudah menjadi ketetapan , saat ini bisa dilakukan pendekatan, agar masyarakat gagal mendaptar di SR gratis dapat memanfaatkan SR melalui program cicilan 4 kali diberikan.
“Pendekatan dan sosialisasi terus kami lakukan agar warga yang gagal mendapat program sambungan gratis dapat merlisasikan pendaptaran SR,”tukasnya. (riel)










