KUKAR, LINGKARKALTIM: Kemunculan buaya muara di sekitar permukiman dan jalur aktivitas warga di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi perhatian pemerintah setempat. Warga, khususnya yang beraktivitas di sungai dan kawasan pesisir, diimbau meningkatkan kewaspadaan demi menghindari risiko serangan satwa liar tersebut.
Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, mengatakan kawasan Muara Kembang dan sekitarnya memang dikenal sebagai habitat buaya muara. Satwa tersebut kerap terlihat di tepian sungai, bahkan tidak jarang muncul di dekat permukiman warga.
“Di wilayah Muara Kembang dan sekitarnya memang banyak buaya muara. Kami selalu mengimbau masyarakat agar berhati-hati, terutama warga yang beraktivitas di pinggir sungai,” ujarnya Sabtu (17/10/2026).
Menurut Ramli, kemunculan buaya juga kerap terlihat saat warga melakukan perjalanan dari Kelurahan Muara Kembang menuju sejumlah wilayah perairan, seperti Muara Ulu Besar dan Muara Kecil. Buaya terkadang terlihat berada di tepian sungai maupun di sekitar jalur yang biasa dilalui masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi warga yang menggantungkan penghidupan dari sektor perikanan dan tambak. Bahkan, keberadaan buaya di sekitar perahu terkadang membuat nelayan khawatir untuk melaut karena khawatir terhadap keselamatan mereka.
Ramli mengungkapkan, pihak kecamatan telah beberapa kali melaporkan persoalan tersebut kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pihaknya berharap instansi terkait dapat turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara beraktivitas secara aman di sekitar habitat buaya.
“Kami sudah sering melaporkan kepada BKSDA. Harapannya, ada edukasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui bagaimana beraktivitas dengan aman, karena habitat buaya memang berada di kawasan tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah warga juga telah memasang baliho dan spanduk peringatan di tepian sungai yang kerap menjadi lokasi kemunculan buaya. Peringatan itu diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat saat melintas maupun beraktivitas di sekitar perairan.
Sementara itu, informasi mengenai penangkapan seekor buaya berukuran besar di Muara Jawa yang sempat viral di media sosial dipastikan bukan berasal dari wilayah tersebut. Berdasarkan konfirmasi yang dilakukan, video yang beredar ternyata merupakan dokumentasi kejadian di daerah lain.
Pemerintah kecamatan pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sungai dan kawasan pesisir. (Ahk)










