KUKAR, LINGKARKALTIM: SMP Negeri 3 Tenggarong yang berlokasi di Jalan Gunung Kombeng Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya memenuhi persyaratan untuk menjadi Sekolah Rujukan Google (SRG).
Program SRG bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran melalui transformasi digital dengan memanfaatkan ekosistem Google for Education.
Kepala SMPN 3 Tenggarong, Sariani, mengatakan saat ini sekolah yang dipimpinnya masih berstatus Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Pihak sekolah terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi berbasis Google oleh guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
“Kami setiap memberikan pelajaran selalu menggunakan Google Classroom. Saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pun kami tidak keberatan karena Chromebook dibawa pulang oleh siswa,” ujar Sariani saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/10/2026).
Untuk mendukung pembelajaran digital, SMPN 3 Tenggarong telah dilengkapi perangkat Chromebook serta router Wi-Fi yang terpasang di setiap ruang kelas dan lorong sekolah. Jaringan internet tersebut memiliki kapasitas 200 Mbps.
Menurut Sariani, penyediaan fasilitas pendukung tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, termasuk pembiayaan listrik sekolah.
“Kami memiliki router Wi-Fi di setiap ruangan. Satu router bisa digunakan oleh 15 siswa. Untuk tagihan listrik, juga ditanggung oleh Disdikbud Kukar,” jelasnya.
Dengan dukungan fasilitas tersebut, Sariani menilai sekolah memiliki modal yang cukup untuk melanjutkan proses menuju SRG. Pihaknya pun berupaya mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran.
Ia menyebutkan, progres pemenuhan persyaratan untuk menjadi SRG telah mencapai sekitar 70 persen. Salah satu tahapan yang masih perlu diselesaikan adalah pengajuan inovasi sekolah.
“Kami tinggal mengajukan inovasi. Saya sudah memiliki rencana untuk inovasinya, tetapi belum sempat diajukan,” ungkapnya.
Sariani mengapresiasi kolaborasi seluruh warga sekolah dalam pelaksanaan program KSRG. Ia juga terus memantau perkembangan guru dan siswa agar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat berjalan optimal.
Ia berharap seluruh persyaratan segera terpenuhi sehingga SMPN 3 Tenggarong dapat memperoleh validasi resmi sebagai Sekolah Rujukan Google.
“Kami ingin guru maupun anak-anak melek teknologi di zaman sekarang. Adanya teknologi canggih seperti ini diharapkan semakin mendorong perkembangan dan kemampuan para siswa,” tutupnya.(ahk/*far)










