Zulkarnain–Nunuk Purwanto Nahkodai BEM Unikarta

Ketua dan Wakil Ketua BEM Unikarta terpilih, Zulkarnain–Nunuk Purwanto. (Dok. Zulkarnain)
Ketua dan Wakil Ketua BEM Unikarta terpilih, Zulkarnain–Nunuk Purwanto. (Dok. Zulkarnain)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Musyawarah Besar (Mubes) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) akhirnya menetapkan Zulkarnain sebagai Ketua BEM Unikarta terpilih, didampingi Nunuk Purwanto sebagai wakil ketua.

Proses pemilihan tersebut sempat diwarnai dinamika panjang dan tensi tinggi antar peserta forum selama berhari-hari.

Read More
banner 300x250

Ketua BEM Unikarta terpilih, Zulkarnain, mengakui bahwa dinamika dalam Mubes kali ini berada di luar ekspektasinya.

Ia menyebut, perbedaan pandangan dalam forum mahasiswa merupakan hal yang wajar, tetapi eskalasi yang terjadi dinilainya berlebihan.

“Dinamika itu sebenarnya wajar dalam musyawarah besar atau forum-forum mahasiswa. Tapi kemarin menurut saya sudah terlalu berlebihan. Ruang kelas yang seharusnya menjadi tempat belajar dan mencari ilmu justru dirusak hanya karena kepentingan sesaat,” ucap dia kepada media, Rabu (17/12/2025).

Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin polemik tersebut berlarut-larut. Menurutnya, seluruh dinamika yang terjadi harus cukup menjadi pembelajaran dan tidak lagi diungkit di kemudian hari.

“Saya berharap pembahasan dinamika kemarin cukup sampai hari itu saja. Saya tidak ingin minggu depan atau bulan depan terus diungkit. Unikarta ini ada karena bersatu, dan saya ingin tujuh fakultas yang ada kembali bersatu,” tegas Zulkarnain.

Dia memastikan akan melanjutkan semangat “kampus pergerakan” yang selama ini menjadi jargon dan identitas BEM Unikarta.

Ia menilai, BEM harus tetap menjadi ruang gerak mahasiswa sekaligus jembatan aspirasi antara mahasiswa dan masyarakat.

Zulkarnain menyebut bahwa pengalamannya di kepengurusan sebelumnya menjadi bekal penting dalam memimpin BEM Unikarta.

Pada periode lalu, ia dipercaya sebagai Kepala Bidang Propaganda dan Aksi, mendampingi Ketua BEM sebelumnya, Muhammad Ibnu Ridho.

“Apa yang sudah dibangun sebelumnya tentu wajib saya lanjutkan. Itu juga menjadi bagian dari orientasi serta visi misi kami untuk menjadikan Unikarta sebagai kampus pergerakan,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Zulkarnain memprioritaskan konsolidasi internal sebagai langkah awal kepemimpinannya.

Ia berkomitmen merangkul seluruh fakultas yang ada di Unikarta agar dapat berjalan bersama dalam satu periode kepengurusan.

“Untuk satu minggu ke depan, saya akan mencoba merangkul seluruh fakultas. Memang kondisi saat ini masih panas dan belum memungkinkan untuk mendatangi satu per satu. Saya akan menunggu suasana kondusif, baru kemudian mendatangi pimpinan-pimpinan fakultas. Harapan saya, tujuh fakultas ini bisa membersamai kepengurusan BEM ke depan,” pungkas dia. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *