KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tengah menyiapkan langkah besar dalam pengelolaan sektor perdagangan daerah.
Salah satu fokus utamanya adalah menjadikan Pasar Tangga Arung sebagai ikon ekonomi dan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi Kukar.
Plt. Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah menyampaikan bahwa potensi PAD dari sektor perdagangan, khususnya melalui revitalisasi dan penataan pasar, sangat besar jika dikelola dengan sistem modern dan terarah.
“Insyaallah besar potensinya. Itu akan kita tata, kita kelola dengan cara-cara modern. Karena bangunan itu memang menjadi kebanggaan kita, ikon baru bagi Kutai Kartanegara,” ujar dia pada Sabtu (8/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Tangga Arung yang berada di pusat Kota Tenggarong ini tengah memasuki tahap akhir pembangunan.
Pasar ini dirancang tidak hanya sebagai pusat aktivitas jual-beli, tetapi juga ruang ekonomi kreatif dan sosial masyarakat yang menggabungkan konsep modern dengan nuansa tradisional khas Kukar.
Disperindag akan menata seluruh aktivitas perdagangan di pasar tersebut agar lebih teratur, nyaman, dan berdaya saing tinggi.
Ia menyebutkan bahwa upaya modernisasi pasar bukan berarti meninggalkan kearifan lokal, melainkan mengangkatnya dalam wajah baru yang lebih representatif.
“Pasar ini nantinya akan menjadi kebanggaan kita semua. Tapi yang terpenting, bagaimana kita mengelolanya dengan profesional tanpa menghilangkan ciri khas pasar tradisional,” kata Fathullah.
Dia menerangkan, proses penyelesaian konstruksi pasar kini hampir rampung. Ia menargetkan bahwa seluruh pekerjaan fisik pasar dapat selesai paling lambat Desember 2025, sehingga pada Januari 2026 pedagang yang sebelumnya direlokasi dapat kembali menempati kios baru.
“Rencananya paling lambat Desember sudah selesai semua. Januari, pedagang yang kita relokasi akan mulai kembali. Tapi sebelum itu, ada proses daftar ulang dan penataan zonasi agar semua tertib,” terangnya.
Disperindag Kukar, lanjut Fathullah, akan melakukan pemetaan ulang posisi pedagang berdasarkan jenis dagangan, guna memastikan tata letak lebih rapi dan mudah diakses pembeli.
Selain fokus pada peningkatan PAD dan revitalisasi bangunan, ia menegaskan bahwa kenyamanan dan ketertiban pedagang serta pengunjung menjadi prioritas utama.
“Kita buatkan zonanya, kita tata letaknya biar rapi. Kemudian kita selalu kontrol, kita lihat di situ agar pasar itu benar-benar nyaman bagi semua,” tutur dia.
Dengan penataan yang lebih teratur dan fasilitas yang memadai, Disperindag Kukar optimistis Pasar Tangga Arung akan memberikan dampak ekonomi berantai bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.
“Kalau semuanya sudah tertata dan berjalan baik, Insyaallah PAD-nya akan meningkat. Karena aktivitas ekonomi di pasar ini cukup besar dan potensial,” pungkas Fathullah. (ASR/ADV)










