Efisiensi Anggaran Pengaruhi Proyek Hilirisasi, Disperindag Kukar Fokus Lanjutkan Pabrik Rumput Laut

Plt. Kepala Disperindag Kukar Sayid Fathullah. (Lingkarkaltim/M. As'ari)
Plt. Kepala Disperindag Kukar Sayid Fathullah. (Lingkarkaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan tetap melanjutkan program strategis di sektor industri.

Hal tersebut sesuai dengan visi dan misi Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri yang tertuang dalam 17 program dedikasi daerah.

Read More
banner 300x250

Salah satu fokus utama adalah melanjutkan kebijakan hilirisasi industri daerah, meski sejumlah proyek harus menyesuaikan akibat kebijakan efisiensi anggaran tahun ini.

Plt. Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah menyampaikan bahwa program hilirisasi menjadi bagian penting dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan nilai tambah hasil produksi lokal.

Melalui hilirisasi, produk-produk unggulan Kukar tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Untuk sektor industri, kami tetap melanjutkan program-program terdahulu yang merupakan bagian dari 17 program dedikasi Bupati. Salah satunya adalah hilirisasi industri daerah,” ujar Sayid saat ditemui pada Selasa (28/10/2025).

Ia menjelaskan, dua proyek besar yang menjadi bagian dari agenda hilirisasi tahun ini adalah pembangunan pabrik minyak pakan merah dan pabrik pengolahan rumput laut.

Namun, kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah pusat dan daerah menyebabkan sebagian rencana harus mengalami penyesuaian.

“Kondisi efisiensi bukan hanya terjadi di Kukar, tapi di seluruh Kalimantan Timur bahkan nasional. Karena itu, untuk pabrik minyak pakan merah sementara ini kami stuck dulu, atau dihentikan sementara,” kata Fathullah.

Meski demikian, dia menegaskan bahwa Disperindag Kukar tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan pabrik rumput laut.

Proyek tersebut memiliki urgensi karena berpotensi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, khususnya di wilayah dengan potensi budidaya rumput laut seperti Kecamatan Muara Badak, Marangkayu, dan Anggana.

Sayid juga menegaskan bahwa semangat hilirisasi tidak akan berhenti meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.

Pihaknya tetap melakukan perencanaan jangka panjang agar proyek-proyek strategis tersebut dapat dilanjutkan kembali ketika kondisi fiskal membaik.

“Untuk pabrik rumput laut masih kita lanjutkan. Memang seharusnya ada beberapa item pekerjaan yang harus diselesaikan tahun ini, tapi karena efisiensi, kami hanya fokus pada bagian yang paling penting untuk diselesaikan,” pungkasnya. (ASR/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *