KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Desa (Pemdes) Lebak Cilong menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan kesehatan dasar masyarakat. Kepala Desa Lebak Cilong, Humaidi, mengatakan upaya ini dilakukan dengan menggandeng kader posyandu, PKK, hingga aparatur desa.
“Kunci dari keberhasilan pembangunan di desa ini ada pada kerja sama. Kami menggerakkan semua pihak, mulai dari kader kesehatan sampai PKK, agar masyarakat mendapat layanan yang maksimal,” ujar Humaidi pada Kamis (21/8/2025).
Ia menambahkan, salah satu fokus utama adalah memberikan perhatian lebih kepada ibu hamil dan balita. Pemeriksaan rutin kesehatan, pemberian makanan tambahan, serta edukasi gizi menjadi program yang terus dijalankan secara konsisten.
Menurut Humaidi, rapat koordinasi rutin di tingkat kecamatan juga menjadi strategi penting untuk menyatukan langkah dan visi. Dengan begitu, seluruh program kesehatan desa bisa berjalan terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
“Kalau hanya bergerak sendiri-sendiri hasilnya tidak akan maksimal. Makanya kami selalu tekankan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemantauan sejak dini, khususnya bagi ibu hamil, agar potensi masalah kesehatan bisa terdeteksi lebih awal. Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan lebih teredukasi dalam menjaga pola hidup sehat.
Selain itu, Pemdes Lebak Cilong juga berencana memperluas akses edukasi kesehatan berbasis masyarakat. Kegiatan sosialisasi di tingkat RT hingga kelompok ibu-ibu menjadi agenda rutin yang akan terus diperkuat.
“Ini bukan sekadar program pemerintah desa, tapi gerakan bersama. Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita semua,” jelas Humaidi.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, ia berharap kualitas sumber daya manusia (SDM) di Lebak Cilong akan meningkat, sehingga masyarakat desa semakin siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (IDN/ADV)










