Wujudkan SDM Berkualitas, Disdikbud Kukar Lakukan Langkah Kongkrit Dengan Transformasi Digital Melalui Program KSRG

Country LEad Google For Education Indonesia serahkan serahkan plakat kepada tujuh SMP secara simbolis (LK)
banner 468x60

 

KUKAR, Lingkarkaltim : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan upaya upaya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Adapun upaya itu salah satunya ialah dengan mengikuti program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Agar sekolah di Kukar menjadi Sekolah Rujukan Google (SRG). Hal ini merupakan langkah strategis dilakukan pemerintah daerah melalui transformasi digital di bidang pendidikan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor saat launching Roadmap Inovasi Pendidikan 2025 pada Selasa, (17/12/24) di kantor Disdikbud Kukar.

Ia mengatakan, untuk menjadi SRG harus memenuhi beberapa tahapan termasuk terhadap kelengkapan sarana dan prasarana (Sapras)pendidikan, khususnya dibidang teknologi. Pemerintah daerah melalui Disdikbud Kukar telah memberikan sapras dibidang teknologi yaitu chroome book, kepada pihak sekolah baik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pemenuhan fasilitas sapras Chroom Book itu bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kukar yang mampu bersaing.

“Hampir semua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kukar sudah mendapatkan chroome book. Kemudian pada tingkat SD sudah ada 26 sekolah yang bersentuhan langsung dengan chroome book dalam proses belajarnya. Tahun ini kita coba terus tambah agar sekolah di Kukar secara merata bisa mendapatkan Chroome Book semua,” katanya.

Dalam hal ini, ia menjelaskan ada 15 SMP yang masuk dalam KSRG dan masih ada 70 SMP lagi yang tengah disiapkan, untuk menjadikan sekolah KSRG. “Untuk menjadi Sekolah Rujukan Google itu ada dua tahap lagi yang harus kita selesaikan. Setelah menjadi kandidat, kemudian akan menjadi SRG,” jelas Thauhid

Sementara itu perwakilan Country Lead Google For Education Indonesia, Olivia Husli Basri menyampaikan apresiasi terhadap kemajuan pendidikan di Kukar, khususnya dalam adopsi teknologi digital. Kukar juga memiliki  jumlah guru tersertifikasi Google terbanyak di Indonesia dan telah mencetak beberapa sekolah KSRG.

Lebih lanjut, persyaratan untuk mendapatkan Sekolah Rujukan Google, tahap pertama adalah menjadi sekolah KSRG.

“KSRG itu ada beberapa persyaratannya yang harus dipenuhi, terutama guru-gurunya harus mendapatkan pelatihan, kemudian 30% diantaranya sudah tersertifikasi Google Certified Educator,” ujar Olivia

Sertifikasi tersebut merupakan sertifikat internasional, sehingga guru-guru tersebut harus usaha dan berupaya maksimal untuk bisa mendapatkan sertifikasi Google Certified Educator.

Kemudian, dari sisi pemanfaatan pembelajaran sebagian besar harus dilakukan dengan menggunakan Google dan tentunya dilengkapi dengan prasarana adanya perangkat chroome book yang digunakan sebagai perangkat belajar sehari-hari bagi para siswanya.

Kata Olivia, untuk bisa menjadi sekolah KSRG itu butuh waktu kurang lebih 3 sampai 6 bulan. “Setelah itu kita pantau terus pemanfaatannya, jika efektif, mungkin 1 tahun lebih bisa kita nominasikan untuk menjadi Sekolah Rujukan Google pada program internasional,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi pendidikan, Olivia menyerahkan plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dari Google Indonesia. Sementara, penyerahan plakat tersebut diberikan secara simbolis kepada tujuh sekolah SMP yang terpilih sebagai bagian dari upaya digitalisasi pendidikan di Kukar.

Sekolah-sekolah tersebut antara lain SMP N 1 Tenggarong, SMP N 3 Tenggarong, SMP N 4 Tenggarong Seberang, SMP N 1 Sebulu, SMP N 3 Kembang Janggut, SMP N 7 Muara Badak, dan SMP N 5 Loa Janan. (*trie)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *