KUKAR, LINGKARKALTIM: Untuk menekan peristiwa balap liar, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kukar membuka ruang atau kesempatan bagi generasi muda, untuk dapat dibina.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris IMI Kukar, Aji Ades pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Selasa (14/7/2026).
Ia mengatakan, pembinaan terhadap club motor ini terus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membentuk dan mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia balap.
“Pembinaan ini secara rutin dengan melakukan latihan 3 kali dalam seminggu, di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang,” katanya.
Selain pembinaan, IMI Kukar juga rutin menggelar event road race tiap tahun. Hal ini bagian dari memberikan kesempatan bagi rider yang telah latihan, untuk menunjukan kemampuannya bersama rider lainnya.
“Kita saat ini menaungi sekitar 20 lebih club motor, untuk dapat dibina dalam memperoleh prestasi,” ucapnya.
Menurutnya, potensi generasi muda di Kukar ini luar biasa. Tapi sangat disayangkan potensi yang dimiliki tak disalurkan pada tempatnya.
“Anak-anak muda memiliki potensi hebat, tapi mereka salah menyalurkan bukan pada tempatnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, jika rider binaan IMI kedapatan melakukan balap liar, maka yang bersangkutan akan dinonaktifkan Kartu Izin Start (KIS).
“Kalau rider kedapatan ikut balap liar, maka rider itu tak boleh mengikuti event balap resmi selama 3 tahun,” tegasnya.
Dirinya berharap, dunia otomotif ini terus berkembang. Karena ini merupakan bagian dari olahraga yang berjenjang.
“Kami berharap tiap tahun para rider yang dibina bisa meraih prestasi,” harapnya.
Sementara itu rider Iqbal Aditiya menyebutkan, hobi didunia otomotif sejak SMK. Sehingga hobi ini harus disalurkan pada tempatnya.
“Saya sudah sering mengikuti event road race, dalam menyalurkan hobi ini. Meskipun pada event tersebut belum pernah memberikan prestasi,” sebut Iqhbal Aditiya. (Kik)










