KUKAR, LINGKARKALTIM: Pengalaman bertanding di level nasional kini didorong menjadi modal untuk mencetak atlet berprestasi di Kutai Kartanegara (Kukar).
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar mendorong atlet berpengalaman beralih ke dunia kepelatihan demi memperkuat pembinaan dan mempercepat regenerasi atlet daerah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan para atlet yang telah merasakan persaingan di tingkat nasional diharapkan tidak berhenti berkontribusi setelah menjalani karier sebagai atlet. Mereka didorong membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada atlet junior di cabang olahraga masing-masing.
“Rata-rata mereka selalu diberi kesempatan untuk memberikan pengalaman dan ilmunya kepada atlet-atlet junior,” kata Ali Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, langkah tersebut mulai menunjukkan perkembangan. Sejumlah atlet berpengalaman sudah mendampingi pelatih senior sebagai asisten pelatih. Bahkan, beberapa di antaranya telah dipercaya menangani atlet di cabang olahraga masing-masing.
“Alhamdulillah, di beberapa cabang olahraga sudah banyak yang mendampingi pelatih dan menjadi asisten. Bahkan, ada beberapa yang sudah menjadi pelatih,” ungkapnya.
Namun, pengalaman bertanding saja dinilai belum cukup untuk menunjang profesi sebagai pelatih. Para atlet juga perlu dibekali pengetahuan teknis dan kompetensi kepelatihan melalui pendidikan maupun kursus resmi.
“Kami mendampingi mereka dalam rangka peningkatan sumber daya manusia, supaya bisa menjadi pelatih yang tersertifikasi melalui jalur pendidikan dan kursus kepelatihan,” jelas Ali.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kukar, Muhammad Aidil, menilai keterlibatan atlet berpengalaman dalam kepelatihan menjadi kebutuhan penting bagi pembinaan olahraga daerah.
Ia mendorong atlet yang pernah berkiprah di tingkat nasional agar menularkan ilmu kepada atlet junior. Terlebih, Kukar masih membutuhkan lebih banyak pelatih yang memiliki sertifikasi dan pengalaman untuk mendukung peningkatan kualitas atlet.
“Kami berharap dukungan Dispora Kukar dapat memperkuat upaya tersebut, terutama dalam membuka akses peningkatan kompetensi bagi atlet yang ingin menekuni profesi kepelatihan,” ungkapnya.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, dan atlet berpengalaman diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat regenerasi. (Ahk)










