Disdikbud Kukar akan Integrasi Budaya Lokal dalam Pendidikan untuk Perkuat Karakter SDM

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) akan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam sistem pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah menilai bahwa budaya tidak hanya dipahami sebagai warisan tradisi, tetapi harus dimanfaatkan sebagai instrumen pembangunan karakter generasi muda.

Read More
banner 300x250

Ia mengatakan, milai-nilai budaya yang ingin ditanamkan di lingkungan pendidikan meliputi semangat gotong royong, disiplin, kerja keras, kejujuran, serta kemandirian.

“Budaya harus dimanfaatkan sebagai alat untuk membangun. Nilai-nilai seperti gotong royong, disiplin, kerja keras, kejujuran, dan kemandirian inilah yang perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak kita,” ucap dia, Senin (9/2/2026).

Ia menilai, pembangunan SDM menjadi kunci utama bagi masa depan daerah, terutama ketika ketergantungan terhadap sumber daya alam mulai berkurang.

Oleh karena itu, sektor pendidikan harus dipersiapkan secara serius agar mampu melahirkan generasi yang memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.

Ekosistem pendidikan yang baik, kata dia, tidak hanya berdampak pada kualitas SDM, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang luas.

Heriansyah menjelaskan bahwa pendidikan memiliki dampak ekonomi yang bersifat multiplikatif.

Ia mencontohkan, sektor pariwisata umumnya hanya menghadirkan kunjungan dalam waktu singkat, sementara sektor pendidikan mampu menciptakan aktivitas ekonomi jangka panjang.

Disdikbud Kukar menargetkan penguatan pendidikan berbasis karakter dan budaya sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan daerah.

Dengan SDM yang unggul dan berkarakter, dia berharap Kukar mampu meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui sektor pendidikan.

“Negara-negara maju berhasil karena mereka serius menyiapkan SDM dan ekosistem pendidikannya, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” pungkas Heriansyah. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *