KUKAR, LINGKARKALTIM: Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Pujianto, menghadiri kegiatan Sosialisasi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus koordinasi tugas-tugas Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kukar. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Bappeda lantai 1, Tenggarong, pada Kamis (2/9/2025).
Pujianto megatakan bahwa Disdikbud memiliki peran penting dalam mendukung program percepatan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, keterlibatan dinas yang dipimpinnya tidak hanya sebatas bidang pendidikan, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan pembangunan infrastruktur serta penyiapan tenaga kerja.
“Kalau saya lihat di tim itu ada dua, yaitu masuk di bidang infrastruktur karena di sini ada kegiatan pembangunan, kemudian yang kedua terkait penyiapan ketenagakerjaan,” ucapnya.
Pujianto menilai, kedua bidang tersebut memiliki korelasi langsung dengan tugas pokok dan fungsi Disdikbud Kukar. Hal ini terutama dalam konteks penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, yang pada akhirnya menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara Disdikbud dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, percepatan pertumbuhan ekonomi tidak dapat dicapai secara sektoral, melainkan harus melalui kerja sama lintas instansi dan stakeholder.
“Kami selalu berkomitmen untuk bersinergi dan melakukan sinkronisasi dengan semua stakeholder, termasuk terutama dengan Bappeda. Sebab di sini ada kaitannya dengan proses inputting capaian dan target realisasi setiap tahun ke dalam aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri,” jelasnya.
Pujianto menuturkan, Disdikbud Kukar berperan aktif dalam mendukung penyediaan data pembangunan yang dibutuhkan untuk laporan resmi pemerintah daerah. Data capaian dan realisasi tersebut nantinya akan diinput ke dalam sistem aplikasi nasional yang menjadi dasar monitoring serta evaluasi.
“Hasil realisasi dan pekerjaan kami tinggal disampaikan kepada Bappeda untuk diinput ke aplikasi. Dengan begitu, pelaporan akan lebih terstruktur, cermat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Ia berharap, sinergi yang terjalin dapat mendorong peningkatan kualitas kerja pemerintah daerah, baik dari sisi capaian pembangunan maupun akurasi laporan. Dengan demikian, percepatan pertumbuhan ekonomi Kukar dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan pusat.
“Harapannya jelas, kita bisa melaksanakan pekerjaan dengan baik, realisasinya bagus, dan dalam pelaporannya pun lebih akurat. Sehingga ke depan, pembangunan daerah bisa lebih terarah dan berkelanjutan,” pungkasnya. (WAN/ADV)










